Kalahkan Arema 2-0, PSIS Tatap Liga 1 2019 dengan Penuh Pede

Gelandang andalan PSIS, Davis Maulana saat berhadapan dengan Arema dalam laga uji coba, Sabtu (11/5/2019)

SIGIJATENG.ID, Magelang – PSIS Semarang berhasil membalas kekalahan saat melakukan uji coba kedua dengan Arema Malang dengan skor 2-0 di Stadion Moch Soebroto Magelang, Sabtu (11/5/2019) malam. Dalam uji coba pertama di Malang seminggu sebelumnya, PSIS kalah dengan sekor 1-0.

Dengan hasil ini, serta melihat jalannya permainan tersebut, Laskar Mahesa Jenar menjadi makin antusias dan percaya diri (PEDE) menatap kompetisi Liga 1 2019.

Gol kemenangan tim asuhan Jafri Sastra dicetak Bayu Nugroho di menit ketujuh dan Arthur Bonai menit ke-81. Kemenangan itu melengkapi pesta PSIS, yang sebelumnya juga menggelar launching tim dan jersey.


Jafri Sastra mengatakan, PSIS memetik hasil positif atas kemenangan ini. Timnya disebut mendapat latihan mental yang bagus untuk bersaing Liga 1 2019.

“Ya ini persiapan terakhir sebelum masuk kompetisi, artinya uji coba terakhir. Hari ini banyak hal positif yang didapatkan, terutama mendapatkan mental kompetisi. Para pemain sendiri sudah siap bersaing untuk merebut satu posisi. Mudah-mudahan secara teknik, skill, mental nanti di kompetisi, karena harus kami hadapi tidak lama lagi, semua pemain harus siap lagi,” kata Jafri Sastra.

Sementara itu, bek PSIS Safrudin Tahar mengatakan laga melawan Arema menjadi uji coba terbaik sejauh ini. Ia menyebut atmosfer laganya sudah seperti di kompetisi sesungguhnya.

“Malam ini, kami mendapat mental bertanding yang luar biasa dan mendapat pengalaman yang luar biasa untuk menghadapi kompetisi. Semoga di kompetisi nanti, kami bisa bermain lebih bagus lagi,” harapnya.

Pelatih Arema FC Milomir Seslijo mengatakan, uji coba ini merupakan pertandingan yang sulit. PSIS, menurutnya, amat menguras fisik pemainnya.

“Ini merupakan pertandingan yang sulit. Kami berjuang secara fisik malam ini. Ini merupakan pertandingan persahabatan dan kami melihat situasi pemain bagaimana. Ini pertandingan yang baik bagi kami untuk belajar dan selanjutnya kami akan melihat pertandingan lebih baik lagi,” ujar Milo.

“Kami kalah dengan dua kali kesalahan, terutama dalam mengantisipasi bola crossing,” beber pelatih dengan kebangsaan Bosnia itu. “Kami memberi kesempatan kepada pemain lawan mencetak gol secara mudah,” tutup Milomir Seslija.

Hal itu dibenarkan striker Arema FC Dedik Setiawan. Ia mengatakan laga ini cukup menguras fisik karena digelar saat bulan puasa. Pertandingan uji coba di puasa ya, menurut saya fisik menjadi agak sedikit turun,” jelasnya. 

Meski menang, namun laga tersebut membuat deg degan supporter mengingat dua pemainnya mengalami cedera Septian David Maulana dan Soni Setiawan. Sementara Laga perdana melawan Kalteng Putra tinggal beberapa hari, yakni 16 Mei mendatang.

Untung saja, cedera keduanya tidak serius. Jafri Sastra merasa lega setelah dua pemainnya, Septian David Maulana dan Soni Setiawan, tidak mendapatkan cedera serius.

 “David dan Soni hanya cedera ringan. Soni kena benturan di kepala sebelah kanan, tadi dirawat dengan tabung oksigen, dan sudah pulih setelah pertandingan,” ujar Jafri. (rizal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here