Jelang Pilkada 2020, Bupati Sragen Tunggu SK DPP PDI Perjuangan 

SIGIJATENG.ID, – Bupati Sragen  Kusdinar Untung Yuni Sukowati ambil keputusan politik jelang Pilkada 2020. Yuni keluar dari Partai Gerindra dan kembali bergabung ke PDI Perjuangan, alias balik ke Kandang Banteng.Namun, saat ini, Yuni sapaan akrab orang nomor satu di Sragen ini, masih menunggu Surat Keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP terkait rehabilitasi keanggotaannya.

Asal tahu, Yuni yang sebelumnya merupakan Kader PDI Perjuangan, sempat berganti seragam partai pada saat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2015 lalu. Namun tanda tanda akan kembali ke PDI Perjuangan sudah terlihat saat Pilpres lalu, dimana dia terang terangan mendukung Capres Jokowi.

Bupati Yuni menyampaikan terkait proses kepindahannya kembali menjadi kader PDI Perjuangan, mengaku belum menerima jawaban dari Partai berlambang banteng terkait rehabilitasi keanggotaanya.”Saya belum diberikan hasil itu, karena jawaban DPP belum kita terima. Ketua DPC PDIP Sragen yang berangkat ke tanah suci bareng saya juga belum cerita apa-apa,” terang Yuni, Minggu (25/8/2019).

Putri dari mantan Bupati Untung Wiyono ini membenarkan DPC PDIP Sragen mengajukan rehabilitasi namanya ke partai. Saat ini belum ada jawaban baik lisan ataupun tertulis dari DPP, sehingga belum bisa menjelaskan lebih banyak.

Ketika disinggung soal pencalonan pada Pilkada 2020 nanti, jika diterima kembali sebagai kader PDIP dia belum bicara gamblang. ”Ini kan belum pasti 100 persen politik itu cair dan dinamis. Apa yang kita lakukan ini usaha untuk menuju Persiapan Pilkada 2020. Hasilnya saat kita nunggu besok seperti apa?” tegasnya.

Sementara soal hubungannya dengan Partai Gerindra, Yuni mengaku meski didaulat sebagai ketua Dewan Pembina DPC Gerindra Sragen, sudah mengajukan pengunduran diri sebelumnya. Pengunduran diri itu salah satu alasannya mengaku mengambil sikap politik yang berbeda saat Pemilihan Presiden (Pilpres) kemarin.Mantan Ketua DPRD Sragen 2009-2011 ini mengakui dalam perjalanan karir politiknya banyak belajar dari PDIP maupun di Gerindra. ”Saya berterimakasih kepada PDIP dan kepada Gerindra yang telah membentuk karakter saya sebagai seorang pemimpin di Sragen. (santo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here