Jelang Penutupan TMMD, Warga dan TNI Bentangkan Bendera Raksasa di Lereng Gunung Prau

Warga bersama TNI bergotong royong siapkan penutupan TMMD Sengkuyung tahap 1 dengan membuat gazebo untuk acara Ngopi dan Udud Bareng Forkopimda di lokasi destinasi wisata Air Terjun Si Pitung Bawang.

SIGIJATENG.ID, Batang – Jelang penutupan TMMD Sangkuyung Tahap 1 Tahun 2019, membuat masyarakat Dusun Mulyodadi Desa Jambangan Kecamatan Bawang seakan tak ingin berpisah dengan TNI. 
Hal itu terlihat, disela-sela puluhan warga justru giat dan bersemangat membuat berbagai bentuk rumah gazebo di sepanjang jalan sekitar destinasi wisata Air Terjun Si Pitung yang merupakan potensi lingkungan sekitar. 

“Animo dan semangat warga melaksanakan TMMD sangat tinggi. Dari waktu tempo yang seharusnya dikerjakan selama hampir sebulan. Hanya sekitar hampir dua minggu pelaksanaan TMMD sudah rampung,” kata Danramil 04 Bawang Kapten Inf. Sumargiono.  

Menurutnya, pelaksanaan TMMD dengan sasaran fisik pembuatan infrastruktur jalan menuju akses destinasi wisata bersama kegiatan non fisik dilaksanakan dengan baik dan selesai belum sampai waktunya. 
“Ini merupakan capaian prestasi yang layak diapresiasi. Warga seakan tak mau berpisah dengan kami. Semua yang dilaksanakan di TMMD dengan sasaran fisik dan nin fisik telah selesai, tinggal menunggu hari penutupan,” tuturnya didampingi Bhamin Bhakti TNI Serma Kasbani. 

Sementara itu, dilokasi TMMD puluhan warga bersama anggota TNI Kodim 0736 Batang justru terus bergerak bahu membahu dan gotong royong membuat berbagai stand gazebo persiapan acara Ngopi dan Udud Bareng Forkompimda saat penutupan TMMD nanti. 

Warga dan TNI juga membentangkan bendera merah putih ukuran raksasa di sekitar bukit tebing batu lereng gunung Prau sebagai bentuk kecintaannya terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Jumat (22/3/2019).

Dandim 0736 Batang, Letkol Kav. Henry Rudi J. Napitupulu mengatakan yang dilakukan warga bersama anggota TNI di sekitar lokasi dengan memasang bendera raksasa itu bukti kecintaannya terhadap bangsa dan negara. Mempertahankan kemerdekaan bukanlah hal mudah saat masa perjuangan kala itu. 

“Kami bangga dan sangat mengapresiasi yang dilakukan warga Desa Jambangan ini. Semangat kerja keras dan budaya gotong royong yang tinggi masih terjaga. Terlebih selama hampir sebulan anggota TNI melaksanakan TMMD, menjadikan tali silaturahmi semakin erat. Ini bukti nyata kemanunggalan TNI, bahwa bersama rakyat TNI kuat,” tandasnya. (Dye)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here