Jamu Persija, PSIS Wajib Waspadai Duet Simic – Riko

Duet Marko Simic dan Riko Simanjutak harus diwaspadai PSIS

SIGIJATENG.ID, Semarang – Laga clasic akan dijalani PSIS Semarang di lanjutan Liga 1 2019. Setelah kalah dikandang 1-2 dari Kalteng Putra di laga pembuka, PSIS Semarang akan turun lapangan menghadapi Persija Jakarta di Stadion Moch Soebroto Magelang, Minggu (26/5/2019) malam.

Sebagai tim dengan status juara Liga 1 2018, Persija Jakarta memiliki kualitas pemain yang mumpuni, di semua lini. Apalagi duet penyerang Marko Simic dan Riko Simanjutak harus benar-benar diwaspadai barisan lini belakang Mahesa Jenar. Duet Simic– Riko ini selalu menebar teror tim-tim lawan, termasuk pertahanan PSIS pada musim 2018 lalu. Terkini, semalam (20/5/2019) tim tuan rumah Barito Putra juga nyaris dipermalukan Persija. Duet Riko dan Simic sukses membobol gawang Barito Putra. Untung saja Barito Putra bisa menyamakan kedudukan, kemudian laga berakhir dengan sekor akhir 1-1.

Persija memang tim kuat. Namun bola itu bundar. Peluang kedua tim fifty-fifty. Siapa yang lengah akan menang. Justru kabar baik berpihak di kubu PSIS.  General Manager PSIS, Wahyu “Liluk” Winarto mengatakan, menjamu Persija  Minggu mendatang, pelatih Jafry Sastra dipastikan bisa memainkan semua pemainnya, termasuk menurunkan gelandang serang PSIS asal Jepang, Shohei Matsunaga. Saat menjamu Kalteng Putra pekan pertama kemarin, Matsunaga tidak bisa diturunkan lantaran harus menjalani hukuman akumulasi kartu merah.

“Matsunaga dapat larangan bermain dua kali tahun lalu. Memang aturannya tidak ada pemutihan kartu setelah kompetisi selesai. Makanya kemarin waktu kita ketemu Kalteng dia masih belum bisa kami mainkan. Besok lawan Persija insyaallah sudah bisa diturunkan, karena hukuman yang pertama sudah dijalani saat laga terakhir Liga 1 2018 lalu,” kata Liluk.

Diakui Liluk, saat laga kontra Kalteng Putra kehilangan sosok Matsunaga cukup berpengaruh dalam skema permainan tim.  Menghadapi Persija Jakarta, Liluk berharap permainan PSIS bisa lebih baik sebab bisa menurunkan semua komposisi pemain terbaiknya. “Memang absennya Shohei Matsunaga kemarin cukup berpengaruh, terutama dari kondisi psikologi pemain. Kita sudah berusaha untuk banding, namun hasilnya tetap tidak bisa,” terang Liluk

Disisi lain, Liluk juga memastikan bisa memainkan Silvio Escobar, meski status pemain itu adalah pinjaman dari Persija. Escobar dipastikan bisa dimainkan PSIS, sebab dalam klausul peminjaman Escobar, tak ada larangan bagi pemain berusia 32 tahun tersebut menghadapi Persija Jakarta.

“Escobar bisa kita mainkan lawan Persija. Saya memang belum baca klausul kontraknya, karena pada saat itu komunikasinya langsung ke CEO. Tapi dari pembicaraan sebelum dia gabung ke kita memang tidak ada klausul larangan main lawan Persija,” kata Liluk.

Sementara, Manajer PSIS Semarang, Setyo Agung Nugroho meminta seluruh elemen PSIS Semarang untuk melupakan kekalahan melawan Kalteng Putra pada laga pembuka Liga 1 tengah pekan lalu. Perjalanan masih panjang. Karena harus tetap semangat dan optimis.

“Seluruh elemen jangan larut lalu mencari kambing hitam. Kita harus tetap fokus, pemain fokus ke laga berikutnya, suporter fokus agar tetap all out mendukung,” tegas Agung.

Dia mengatakan, kompetisi masih panjang dan masih banyak pertandingan yang harus dilalui. Kekalahan kemarin bukan akhir dari segalanya. Kita sudah mempersiapkan sebaik-baiknya, hanya hasil belum berpihak. “Saya percaya, pelatih dan pemain terus melakukan pembenahan,” pungkasnya. (aris)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here