Banyak Pengendara Terjebak Ranjau Lubang di Jalan Pantura Kendal

Seorang pengendara saat terjebak lubang yang terisis air, saat melintas di jalan Pantura Kendal, Senin (28/1/2019) ( foto sigijateng.id)

SIGIJATENG.ID, Kendal – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Kendal dan sekitar dalam beberapa hari terakhir, menyebabkan adanya ratusan “ranjau lubang” di jalur pantura Kendal, Senin (28/1/2019) .

Besaran ranjau lubang jalan bervariasi, mulai 20 sentimeter hingga 50 sentimeter. Rata-rata kedalaman lubang 5-10 sentimeter.

Akibatnya, tak sedikit para pengguna jalan banyak yang terjebak hingga berakibat terjadinya laka lantas. Seperti yang terjadi di Tlahab Kecamatan Gemuh, Senin (28/1/2019).

Samin (60) warga setempat menuturkan kecelakaan lalu lintas terjadi lantaran adanya lubang jalan. Seorang pengendara motor menghindari lubang jalan yang ada di atas jembatan Kali Inggil Tlahap.

Dalam waktu bersamaan, sebuah truk melaju dan berusaha menghindar disertai rem mendadak. Kendaraan yang dibelakangnya tak bisa menghindar, kecelakaan saling benturan tak terhindarkan.

“Untungnya si pengendara motor tidak mengalami luka serius. Hanya saja kendaraan truk dan sedan rusak akibat benturan, hingga kaca depan pecah,” bebernya.

Dikatakan, lubang jalan di atas jembatan Kali Inggil Tlahap ini selain digerus air hujan juga besi penahan bagian bawah jembatan sudah patah. “Mohonlah dinas terkait segera menangani kondisi ini. Sebab, kecelakaan di depan rumah saya sering terjadi akibat adanya lubang,” pinta Samin.


Ranjau lubang jalan di depan Makoramil Kendal Kota jalan Soekarno Hatta membuat pengguna jalan banyak terjebak. ( foto sigijateng.id )

Terpisah, lubang jalan berukuran besar yang berada di depan Makoramil Kota Kendal tepatnya di jalan Soekarno – Hatta juga menyebabkan banyak para pengguna jalan terjebak, sebab lubang jalan tertutup genangan air.

“Tadi saya terjebak lubang dan nyaris terjatuh. Pada saat melintas di belakang mengikuti mobil yang ada di depan saya. Lubang jalan cukup dalam, jika tidak diberi tanda rambu-rambu (trafic cown) tentu pengguna jalan lainnya akan mengalami hal serupa,” tandas Subandi (45) pengguna jalan warga Weleri ini. (Dye/Ris)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here