Jafri Sastra Ungkap Penyebab Kekalahan PSIS dengan Borneo FC 2-0

Penyerang PSIS Septian David Maulana diapit dua pemain Borneo FC, dalam laga yang berakhir 2-0 untuk Borneo FC, Rabu (10/7/2019) malam.

SIGIJATENG.ID, Samarinda – PSIS Semarang gagal meraih poin saat melawan Borneo FC dalam lanjutan di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, Rabu (10/7/2019). Tuan rumah langsung unggul 2-0 pada babak pertama.

Gol pertama terjadi menit ke-13. Abrizal yang membobol gawang PSIS. Berawal dari tendangan bebas yang ditepis Joko Ribowo, bola muntah bisa diteruskan Abrizal dengan sepakan keras jarak dekat di dalam kotak penalti. Borneo memimpin 1-0.

Di menit ke-41, Borneo mendapat hadiah penalti, menyusul pelanggaran Joko Ribowo ke Matias Conti. Conti kemudian menjadi eksekutor penaltinya, dan bisa menaklukkan kiper PSIS. Skor 2-0 untuk keunggulan Borneo bertahan hingga jeda.

Di babak kedua, Tim Mahesa Jenar tak mampu mengejar ketertinggalannya. Kemenangan 2-0 Borneo bertahan hingga laga bubar. Dengan hasil ini membuat Borneo merangsek ke posisi 7 dengan 10 poin dari enam laga. Adapun PSIS tertahan di posisi ke-6, dengan raihan 11 poin dari 8 laga.

Pelatih kepala PSIS, Jafri Sastra mengatakan kebobolan tersebut akibat kurangnya konsistensi pemain di babak pertama.

“Pada babak pertama, kami kurang konsistensi sehingga kami harus menerima dua gol, satu gol service dan satu gol penalti. Di babak kedua, permainan kami mulai membaik untuk bisa membalas gol, tetapi sulit kita capai,” kata Jafri Sastra, usai pertandingan Rabu (10/7/2019).

Jafri mengungkapkan, akan ada evaluasi. Dirinya sudah memiliki catatan-catatan aspek apa saja yang harus dibenahi.

“Pasti ada evaluasi. Setiap pertandingan, seorang pelatih pasti memiliki catatan-catatan penting yang harus dinagi lagi karena kompetisi masih banyak. Hampir semua aspek di sepak bola tentu kita perbaiki,” ucap Jafri.

Pria asal Padang tersebut tak memungkiri, jika pergantian pemain pada babak pertama mengacaukan rencana yang sudah disusun. Kelvin Wopi harus digantikan pada menit ke-34, akibat cedera yang dialami.

“Jujur, salah satu yang merusak skema kami adalah pergantian pemain di babak pertama yang tidak sesuai dengan rencana yang kami susun. Kami harus memaksakan dengan resiko kalau tadi ada pemain, misalnya penjaga gawang cedera, tentu kami tidak ada pemain lagi. Tetapi kami harus buat gol, makanya kami mengganti striker dengan striker, itu salah satu situasi kami. Tapi alhamdulillah, kami bisa menyelesaikan sampai peluit berbunyi,” ujar pelatih berusia 54 tahun itu.

Meski harus menerima hasil tidak sesuai dengan harapan, ia tetap memberikan apresiasi kepada para pemainnya. Ayah dua anak itu juga memberikan selamat atas kemenangan Borneo FC.

“Kami memberikan apresiasi kepada para pemain yang sudah berjuang selama 90 menit meski dalam kondisi yang tidak lengkap. Kami juga mengucapkan selamat kepada borneo yang berhasil mendapatkan tiga poin,” tuturnya.

Apresiasi untuk rekan satu tim juga diucapkan oleh kiper PSIS, Joko Ribowo.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan PSIS yang sudah berjuang di 90 menit ini dan selamat buat Borneo FC untuk kemenangannya,” imbuh Joko Ribowo.

Susunan Pemain

Borneo FC: Nadeo, Diego, Wildansyah, Javlon, Rachman, Pasamba, Samma, Renan, Umanailo, Abrizal, Conti

PSIS Semarang: Joko Ribowo, Woppi, Wallace, Soni, M Rio, Bayu, Heru, Mota, Septian, Matsunaga, Aldaier (rizal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here