Jadi Shalat di Masjid Kauman, Capres Prabowo Didampingi Sudirman Said

SIGIJATENG.ID, Semarang – Capres nomor 02 Prabowo Subianto jadi melaksanakan shalat Jumat di Masjid Agung Semarang (MAS) atau Masjid Kauman Semarang, Jalan Alon Alon Barat, Nomor 11, Kelurahan Bangunharjo, Kecamatan Semarang Tengah, Jumat (15/2/2019).

Parbowo tiba sekitar pukul 11.50 WIB, atau hanya beberapa saat sebelum azan zuhur berkumandang. Saat itu dia baru saja tiba di Semarang setelah perjalanan langsung dari Singapura.

Prabowo tiba dengan didampingi oleh Direktur Materi Debat BPN, Sudirman Said dan beberapa pengurus Partai Gerindra Provinsi Jawa Tengah. Namun kedatangan capres nomor urut 02 ini tidak melalui pintu utama Masjid Agung Semarang. Ia datang melalui pintu samping kanan  bangunan utama masjid Kauman. Baik capres muapun yang mendampingi tidak ada yang menggunakan atribut bahkan seragam partai berlogo.

Sejumlah awak media yang sejak awal menunggu di gerbang dan halaman masjid inipun nyaris tak mengetahui kedatangan Prabowo, yang mengenakan baju koko putih dan berpeci hitam yang segera menempati shaf nomor 7. Namun oleh para jamaah shalat Jumat, Prabowo akhirnya dipersilakan menempati shaf paling depan tepat menghadap mihrab masjid tersebut. Kemudian dia mengikuti shalat Jumat bersama jamaah lainnya. Bertindak sebagai khatib yakni H Abdul Hakim dengan imam salat, KH Ahmad Najib Nur. 

Sementara, setelah kedatangan Prabowo, sejumlah aparat kepolisian tampak berjaga- jaga di depan masjid, tepatnya di sepanjang Jalan Alon Alon Barat yang mengakses ke Jalan Kauman raya. Kendati begitu, suasana di depan masjid terlihat cukup kondusif. Namun keberadaan aparat kepolisian ini sama sekali tak mengganggu kekhusyukan para jamaah.

Usai shalat, Prabowo Subianto langsung keluar bersama pendukung dan jemaah salat yang ikut keluar. Mereka berjalan melipir menuju pintu samping. Semakin lama massa yang mengiringi semakin banyak. Ketika ada yang berteriak ‘Prabowo Presiden’, pengawalan langsung memberi isyarat agar menghentikan teriakan.

“Prabowo, Prabowo,” teriak beberapa orang yang disambut desisan tanda agar mereka diam dan teriakan kemudian diganti takbir. “Presiden,” teriak beberapa orang yang tidak mengindahkan peringatan.

Teriakan tersebut berlanjut mengiringi kepergian Prabowo masuk mobil. Ketika Prabowo sudah pergi ternyata beberapa orang di samping masjid malah membuat simbol dukungan dengan 2 jari. Prabowo memilih diam kata, bahkan ketika ditanya wartawan yang berusaha doorstop. (wahyu)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here