Imlek Tahun Ini Angkat Tema Waras, Berikut Penjelasan Harjanto Halim

Kegiatan doa "ketuk pintu" di Klenteng, Tay Kak Sie, Gang Lombok, Semarang, Minggu (27/1/2019).( foto dian / sigijateng.id )

SIGIJATENG.ID, Semarang – Tema Warga Rukun Agawe Sentosa atau “Waras” akan diangkat dalam Imlek tahun ini. Tema tersebut diambil lantaran ingin menghidupkan kembali nilai-nilai keberagaman dan kebhinekaan di Semarang.

Ketua Komunitas Pecinan Semarang untuk Pariwisata (Kopi Semawis) Harjanto Halim mengatakan, bukan tanpa alasan “Waras” menjadi tema dalam Imlek tahun ini. Menurutnya, tema Waras ini juga mengajak semua masyarakat untuk rukun, bersatu sehingga bisa bahagia dan kesejahteraan.

“Selain itu, di Imlek tahun ini kami akan mengangkat talkshow anak-anak Tionghoa yang sudah berkiprah lokal, nasional dan mancanegara, lalu ada talkshow mengangkat keberagaman, pertunjukan kesenian dan kebudayaan Tionghoa”, ujar Harjanto Halim usai kegiatan doa “ketuk pintu” di Klenteng, Tay Kak Sie, Gang Lombok, Semarang, Minggu (27/1/2019).

Terkait Ketuk Pintu Sendiri, dirinya menerangkan, bahwa itu merupakan kegiatan doa bersama warga pecinan dan sekitarnya sebagai bentuk pernyataan “kulo nuwun”, menaikkan doa keselamatan, kesuksesan bagi berjalannya Pasar Imlek Semawis besok tanggal 1-3 Februari 2019.

Dalam Pasar Imlek ke 15 ini, nantinya juga akan disajikan Tuk Panjang sebagai jamuan warga Pecinan Semarang untuk menyambut dan bersilaturahmi dengan warga. “Nanti di Tuk Panjang ada masakan peranakan Malaysia Singapura yakni nasi ulam bunga telang dan sup lobak khas Tionghoa”, terang Harjanto Halim.

Harjanto Halim berharap, dalam Imlek tahun ini bisa benar-benar merasakan kebersamaan dan kerukunan sehingga bisa meraih kebahagian dan kesejahteraan bersama. (Dian/Aris)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here