Imbang Lawan Bhayangkara FC; Permainan PSIS Semarang Bikin Bangga Suporter

Pemain PSIS Bayu Nugroho, pencetak gol ke gawang Bhayangkara FC ( foto IG @psisfcofficial )

SIGIJATENG.ID, Jakarta – PSIS Semarang bermain imbang 1-1 melawan Bhayangkara FC dalam laga babak 16 besar Piala Indonesia di Stadion PTIK, Jakarta, Selasa (19/2/2019) malam. Tentu ini adalah hasil yang sangat membanggakan semua pihak utamanya para supporter yang sudah datang ke Jakarta. Dan sekaligus menambah keoptimisan manajemen dan supporter Tim Mahesa Jenar menyongsong Liga Satu 2019.

Pasalnya, dalam laga tersebut PSIS tidak menurunkan pemain asing, dan juga pemain timnas PSSI yang dimiliki PSIS. Sedangkan lawannya adalah tim peringkat ketiga tahun 2018 dan juara satu pada 2017. Dan dalam laga ini tuan rumah juga turun dengan dua pemain asing ditambah satu pemain naturalisasi.

Menit-menit awal, jalannya babak pertama, kedua tim bermain hati-hati, saling mencermati pola permaianan lawan. Memasuki pertengahan babak, tempo permainan kedua tim mulai cepat. Alotnya laga, sesekali permainan keras terlihat, benturan bodycas tak bisa dihindari.

Alhasil, beberapa pemain dihadiahi kartu kuning wasit seperti Adam Alis dari Bhayangkara FC dan Heru Setiawan dari PSIS.

Hingga wasit meniup peluit jeda pertandingan, tak ada gol yang terjadi. Skor sama nol menghiasi papan skor.

Baru dua menit babak kedua dimulai, gol dari sepakan kaki kiri Bayu Nugroho membuat kaget kubu tuan. Sepakan kerasnya berhasil bersarang di sisi kanan gawang Bhayangkara FC. PSIS unggul 0-1 dari tuan rumah.

Tidak mau malu di hadapan pendukung sendiri, Bhayangkara FC meningkatkan serangan. Gol Anderson Salles di menit ke-95 yang dicetak melalui tendangan bebas memecah kebuntuan tim.

Hingga peluit panjang berakhirnya pertandingan, tak ada lagi gol tercipta. Kedua tim berbagi poin satu di laga tersebut.

Dengan hasil ini PSIS mengantongi modal berharga untuk menjamu Bhayangkara FC dalam leg kedua babak 16 besar Piala Indonesia di Stadion Moch Soebroto, Minggu (24/2/2019).

Asisten pelatih tim PSIS Semarang Dwi Setiawan mengungkapkan, hasil imbang dengan skor 1-1 kontra Bhayangkara FC sudah sesuai target. Sebab, PSIS berstatus tim tamu pada duel leg pertama babak 16 besar Piala Indonesia 2018-2019 ini. 

“Hasil sesuai target kami. Saya sangat mengapresiasi tim yang tampil bagus walau kami menurunkan banyak pemain muda,” ujar Dwi usai pertandingan.

Menurut Dwi, para pemain PSIS sudah menampilkan strategi sesuai yang direncanakan meski turun tanpa pemain asing. Pelatih Jafri Sastra pun tidak mendampingi skuat dari pinggir lapangan.

Meski bertanding di kandang lawan, PSIS tampil solid. Mereka bertahan dengan rapat sepanjang pertandingan dan meluncurkan serangan balik cepat ketika mendapatkan celah.

“Kami bertahan dengan baik dan membuat gol melalui serangan balik,” kata Dwi.

Bek PSIS Ganjar Mukti Muhardiyana juga bersyukur timnya meraih hasil imbang dalam pertandingan tersebut.

Ganjar yang mengaku memiliki motivas khusus ketika menghadapi Buayangkara menilai dia dan rekan-rekannya sudah menunjukkan upaya keras selama dua babak.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada teman-teman,” tutur dia.

Hasil imbang di kandang Bhayangkara ini sedikit mempermudah langkah PSIS ke delapan besar. Modal satu gol dikandang lawan menjadi sangat berharga jika dalam laga kedua nanti, skor akhir imbang 0-0, maka PSIS yang lolos. Namun tentu PSIS harus bisa mencetak banyak di laga kedua nanti. (dian/aris)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here