HUT Kemerdekaan RI ke 74, 165 Napi Lapas Kelas II A Kendal Terima Remisi

Kegiatan upacara peringatan HUT ke 74 Kemerdekaan RI Kabupaten Kendal yang digelar di Alun-Alun Kota Kendal berlangsung penuh khidmat dan lancar, Sabtu (17/8/2019). (foto dye/sigijateng.id)

SIGIJATENG.ID, Kendal – Kegiatan upacara peringatan HUT ke 74 Kemerdekaan RI Kabupaten Kendal yang digelar di Alun-Alun Kota Kendal berlangsung penuh khidmat dan lancar, Sabtu (17/8/2019). Dalam upacara HUT Kemerdekaan RI ke 74 tersebut juga menjadi momen tersendiri khususnya bagi para narapidana di Lapas Kelas II Kendal.

HUT ke 74 Kemerdekaan RI, sebanyak 165 narapidana yang menjalani masa pidana di Lapas Kendal mendapatkan remisi.

Pasalnya, sebanyak 165 narapidana yang menjalani masa pidana di Lapas Kendal mendapatkan remisi. Dari sekian banyak narapidana, ada salah satu nama napiter (narapidana teroris) yakni Agus Widarto alias Masuri (43) yang juga menerima remisi yakni pengurangan masa tahanan sebesar enam bulan.

Kepala Seksi Pembinaan dan Pendidikan (Kasi Binadik) Lapas Kelas IIA Kendal, Hidayat mengatakan sebelumnya, terpidana kasus terorisme percobaan pembakaran pasar Glodok Jakarta itu juga pernah menjalani masa pidana di Lapas Pasirputih Nusa Kambangan lalu dipindah ke Lapas Kelas IIA Kendal pada tahun 2016 silam.

“Pemindahan terpidana kasus terorisme tersebut, agar Agus Widarto lebih dekat dengan keluarganya yang berada di Kabupaten Kendal dan menghabiskan masa pidananya di Kendal. Bahkan saat ini yang bersangkutan tengah dilakukan proses pengajuan Pembebasan Bersyarat (PB),” kata Hidayat.

Disampaikan, selama menjalani masa tahanan Agus Widarto bersikap kooperatif. Bahkan dirinya juga terlibat dalam Justice Collaborator dan menandatangani ikrar setia kepada NKRI. Melihat hal tersebut, yang bersangkutan memenuhi syarat untuk diajukan PB. “Selama menjalani masa tahanan di Lapas Kelas II A Kendal, yang bersangkutan bersikap kooperatif. Bahkan Agus Widarto juga terlibat dalam Justice Collaborator dan menandatangani ikrar setia kepada NKRI,” terang dia.

Hingga di akhir 2019 ini nanti, lanjut Kalapas Kelas II A Kendal, jika tidak ada kendala dan halangan, maka pengajuan Pembebasan Bersyarat itu akan dikabulkan sehingga Agus bisa kembali berkumpul dengan keluarganya di Kendal. “Peringatan Hari Kemerdekaan saat upacara HUT ke 74 ini tidak ada yang mendapatkan remisi bebas. Dari sebanyak 165 Narapidana yang kami ajukan remisi, semuanya memperoleh remisi,” tuturnya.

Hidayat mengungkapkan, dari sebanyak 165 napi itu dengan rincian 54 nara pidana menerima pengurangan masa pidana sebesar satu bulan, 27 narapidana mendapat remisi dua bulan, 46 narapidana mendapat remisi tiga bulan, 27 narapidana mendapat remisi empat bulan, 11 narapidana mendapat remisi lima bulan, dan satu narapidana mendapatkan remisi enam bulan.

Sementara itu, Bupati dr Mirna Annisa M.Si mengajak semua pihak agar belajar dan mengambil nilai-nilai perjuangan para pahlawan terdahulu, sekiranya bisa diterapkan dalam kehidupan nyata. Diantaranya selalu berpikir positif, jujur dalam ucapan, teguh dalam pendirian, disiplin menjalankan tugas, punya unggah-ungguh dalam pergaulan, toleran dalam bermasyarakat, tepo seliro dan selalu semangat untuk bergotong royon serta bangga dan cinta atas karya anak bangsa sendiri. (Dye)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here