Hendi Janji Tidak Akan Beri Izin Tempat Karaoke di Sekitar MAJT

Walikota Semarang Hendrar Prihadi saat menerima perwakilan alianasi remaja tiga masjid di Semarang di kantornya, Senin (22/7/2019)

SIGIJATENG.ID, Semarang -Semarang – Perwakilan Aliansi Remaja tiga Masjid di Semarang, yakni MAJT Gayamsari, MAS Kauman dan Baiturrahman Simpanga Lima Semarang meyerahkan pernyataan dan sikapnya kepada Walikota  Semarang Hendra Prihadi terkat penegakan hukum dan penertiban tempat Maksiat di Kota Semarang. Penyerahan dilakukan di kantor Walikota Semarang Senin (22/7/2019).

Remaja masjid berharap agar Kawasan Lingkungan MAJT menjadi Pusat Kawasan Budaya Islam di kota Semarang selain di daerah Kauman. Perwakilan remaja masjid dipimpinAhsan Fauzi.

Adapun surat tersebut berisi pernyataan penolakan adanya tempat hiburan Karaoke di sekitar lingkungan Kawasan MAJT serta dukungan kepada Pemerintah Kota Semarang dalam dalam penegakan hukum serta penertiban tempat maksiat di kota semarang.

Hendrar Prihadi mengatakan, kepada perwakilan Aliansi Remaja tiga Masjid apabila dari para Remaja Masjid menemukan segala kemaksiatan atau pelanggaran hukum agar disampaikan langsung kepadanya agar bisa segera ditindaklanjuti. “Jika memang belum ada tindakan silahkan dari remaja untuk menggalang massa,” kata Hendi.  

Hendi juga menyampaikan tidak akan memberikan ijin adanya tempat hiburan karaoke di sekitar MAJT. Lebih dari itu,  jika memang ada bangunan tidak berijin segera ditindak dan jika memang sudah berijin akan dilakukan diskusi serius terkait hal tersebut.

Ahsan Fauzi mewakili Aliansi Remaja tiga Masjid mengucapkan terima kasih atas tindakan sigap dari Walikota Semarang yang langsung merespon permasalahan yang terjadi. Ahsan juga menyampaikan dukungan kepada Hendi untuk melakukan penegakan hukum dan penertiban tempat maksiat kota semarang.

“Kami berharap agar tempat – tempat yang disinyalir dilakukan tindakan pelanggaran hukum dan penyakit masyarakat agar bisa diubah menjadi wajah baru yang memberdayakan masyarakat. Kami sebagai remaja siap untuk terlibat di dalamnya,” katanya.

Penyerahan surat petisi penolakan karaoke di kawasan MAJT dan dukungan untuk Walikota agar melakukan penegakan hukum serta ketertiban umum di kawasan kota Semarang merupakan rangkaian dari Istighosah dan Doa Bersama. Aliansi Remaja Tiga Masjid juga akan melakukan pengawasan terkait tindakan yang sekira akan mengundang maksiat di kota Semarang. (Rizal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here