Gold Pencil Kembali Gelar Semarang Cartoon Camp di Semarang

Peserta Cartoon Camp (SCC) di Griya Pawening Jati, Mijen, Kota Semarang, Sabtu-Minggu 27-28 Juli 2019

SIGIJATENG.ID, Semarang – Komunitas kartun Gold Pencil kembali menggelar Semarang Cartoon Camp (SCC) di Griya Pawening Jati, Mijen, Kota Semarang, Sabtu-Minggu 27-28 Juli 2019. SCC merupakan salah satu program kaderisasi kartunis di Kota Semarang yang diselenggarakan Gold Pencil sejak 2018 lalu.

Ketua Gold Pencil Indonesia, Abdul Arif menjelaskan, SCC terbuka bagi para pelajar, mahasiswa dan umum. Peserta SCC mendapatkan fasilitasi belajar menggambar kartun selama dua hari bersama kartunis-kartunis senior di Kota Semarang, seperti Jitet Kustana, pendiri Gold Pencil yang kini didapuk sebagai President of Federation of Cartoonist Organization (FECO) Group Indonesia.

“Pak Jitet telah berpengalaman lebih dari 30 tahun. Ia juga telah mengoleksi lebih dari 145 penghargaan kartun tingkat internasional. Melalui SCC ini ia akan membagikan ‘resep’ sukses memenangi kontes kartun internasional,” katanya.

Selain dia, ada pula guru seni rupa SMP Negeri 17 Semarang, Ratno Karikatur yang akan membimbing peserta dari segi teknis gambar. “Peserta juga bisa belajar bagaimana menggambar karikatur tokoh, teknik distorsi dan trik-trik rahasia dalam menggambar karikatur bersama Djoko Susilo,” katanya.

Selain itu, Abdul melanjutkan, dalam SCC tahun ini kartunis juga akan dibekali dengan literasi pasar modal. Pihaknya telah berkolaborasi dengan Bursa Efek Indonesia untuk menggalakkan literasi pasar modal.

Abdul menyebut, peserta yang sudah mendaftar SCC sekitar 40 orang. Mereka berasal dari Kota Semarang dan sekitarnya, seperti Kendal, Ungaran, Jepara, Demak, Kudus dan Yogyakarta. Rata-rata peserta berasal dari kalangan pelajar SMA dan mahasiswa.

Kepala Kantor Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Semarang, Fanny Rifqi mengatakan, kegiatan tersebut merupakan kolaborasi antara BEI dengan kartunis di Semarang untuk memperkenalkan pasar modal dalam bentuk kartun. 

“Kita harapkan dengan acara ini literasi pasar modal akan meningkat. Kemudian teman-teman bisa membuat karya, bisa membuat cerita tentang pasar modal khususnya investasi saham dalam bentuk kartun,” katanya. (Taufiq)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here