Ganjar Minta Para CPNS Digojlok dan Lekas Menikah

Gubernur Ganjar memberikan pengarahan kepada seluruh pegawai di lingkungan Dinas PU Bina Marga dan Ciptakarya Prov. Jateng Rabu (8/5/2019)

SIGIJATENG.ID, Semarang – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengulik kehidupan pribadi seoorang Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang bertugas di Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Ciptakarya,  Tegar. Jawaban Tegar yang polos membikin gelak tawa semua orang yang jadir. Ganjarpun menyarankan agar alumnus UGM ini segera menikah.

Perbincangan Ganjar dan tegar terjadi terjadi saat Ganjar memberi pengarahan di Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Ciptakarya, Rabu (8/5/2019) di aula dinas terkait. Dari Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Ciptakarya AR Hanung Triyono., struktural sampai CPNS hadir mendengarkan pengarahan dari Ganjar. 

“Apa yang bapak ibu lakukan ini benar-benar ibadah, tidak main-main ini. Terlebih yang menyangkut pembangunan jalan. Karena dengan pembangunan jalan, akhirnya mobilitas orang jadi lancar sehingga orang senang. Tapi sebaliknya, jika para pegawai main-main maka dosa besar sudah menanti,” kata Ganjar. 

Saat mengucapkan kalimat itu, Ganjar melihat sebaris anak-anak muda. Mereka adalah CPNS yang mendapat tugas di dinas tersebut. Kepada AR Hanung, Ganjar meminta agar para CPNS tersebut digojlok.  

“Yang CPNS ini digojlok lah, dikasih PR. Yang muda ini dikasih tugas yang eksploratif karena ilmunya baru, penerapannya juga baru,” kata Ganjar, yang membuat para pegawai tertawa. 

Ganjar lantas bertanya pada satu persatu CPNS, identitasnya, tempat tinggal sampai status. Tegar salah satunya. Lelaki berbadan gempal itu mengaku asli Sukoharjo, berusia 31 tahun belum menikah dan tinggal ngekos di Semarang. Ganjar lantas menanyakan berapa besaran gaji yang dia terima. 

“Saya lulusan teknik sipil UGM, pak. Gaji yang saya terima Rp 1,9 juta setelah dipotong pajak. Tapi setiap bulan juga masih harus bayar kos Rp 450 ribu,” kata Tegar, yang mengundang tawa sesama rekannya. 

Untuk gaji CPNS di Jawa Tengah besaran gaji yang diterima sebenarnya sebesar Rp 2 juta, namun setelah dipotong pajak, mereka akhirnya hanya menerima Rp 1,9 juta. Baru setelah satu tahun, mereka bakal menerima gaji PNS full ditambah TPP. Mendengar jawaban Tegar, Ganjar mengatakan berapapun besarnya gaji harus disyukuri agar jadi pegawai yang berintegritas.  

“Integritas harus nomor satu. Reformasi birokrasi yang saya lakukan lahir dan belajar dari pengaduan Yang ada di Bina Marga, lewat program Jateng Tanpa Lubang. Ini sepele, tapi boleh dicek, masyarakat melihat keberhasilan lewat mulusnya jalan raya,” katanya. 

Dengan bercanda, Ganjar juga mengimbau Tegar agar lekas menyunting kekasihnya. Karena kesuksesan lelaki juga bergantung pada istri. Juga Ganjar menekankan agar jangan minder karena penghasilannya kecil, karena kita tidak tahu bagaimana masa depan seseorang. 

“Saya tidak akan melihat sampeyan (CPNS) jadi kepala dinas, atau jadi menteri atau bahkan presiden. Tapi saya menyiapkan roadmap untuk Anda ke sana. Kultur kerja memang sudah kita siapkan. Selamat bekerja, semoga berkah,” katanya.(aris)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here