Forum Anak Kelurahan Kemijen Semarang Target Pembuatan 740 KIA Masal

Hasto Hikmahono. SH, selaku Sekretaris Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil dan Wahyu Widyastuti, S.IP selaku Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk Kota Semarang bersama Forum Anak Kelurahan Kemijen seusai audiensi, Selasa (8/10/2019). (Foto Titis/Sigijateng.id)

SIGIJATENG.ID, Semarang.Peringati Hari Anak Sedunia yang jatuh pada 20 November, Forum Anak Kelurahan bekerja sama dengan Yayasan Anantaka dan Jaringan Perlindungan Perempuan dan Anak Kelurahan di Kemijen akan gelar kampanye publik bertema “Saatnya Kita Beraksi”.

Tema tersebut diambil untuk menunjukkan sudah saatnya anak-anak beraksi menjadi subjek, tidak hanya menjadi objek. Salah satu yang akan dilakukan adalah pembuatan KIA (Kartu Identitas Anak) secara masal untuk 600-an anak di Kelurahan Keminjen.

“Untuk kampanye publiknya dari tanggal 3 sampai tanggal 24 November. Hari ini kami melakukan audiensi dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Semarang untuk mencari informasi secara lengkap terkait manfaat KIA dan Program KIA di Kota Semarang,” ujar Richo Cahya Mukti selaku Ketua Forum Anak Kelurahan Kemijen, Selasa (8/10/2019).

Selain itu, ia juga mengatakan bahwa akan meminta kerja sama dengan dinas terkait untuk pembuatan KIA masal sejumlah 740 anak di Kelurahan Kemijen.

“Kami juga bekerja sama dengan Jaringan Perlindungan Perempuan dan Anak Kelurahan Kemijen perihal pengumpulan persyaratan,” tambahnya.

Perlu diketahui, KIA ini merupakan identitas resmi anak usia kurang dari 17 tahun dan belum menikah yang diterbitkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten/Kota. Sejauh ini, di Kota Semarang, dinas terkait juga bekerja sama dengan beberapa ODP, salah satunya melalui Dinas Pendidikan dalam rangka pembuatan KIA bagi anak.

“Pembuatan KIA ini banyak manfaatnya. Karena sebagai tanda identitas yang sah, seorang anak bisa mendapatkan layanan publik seperti pelayanan kesehatan, pembukaan rekening di Bank, layanan transportasi bahkan imigrasi,” papar Tsaniatus Solihah, selaku Direktur Yayasan Anantaka sekaligus pendamping Forum Anak Kelurahan Kemijen, Selasa (8/10/2019).

Ia juga mengatakan sesuai dengan aturan Permendagri No. 2 Tahun 2016, bahwa pemanfaatan KIA di Kabupaten/Kota dapat dimaksimalkan melalui kemitraan dengan pihak ketiga sebagai mitra bisnis. Seperti rumah makan, taman bacaan, toko buku, taman rekreasi dan usaha ekonomi lainnya.

“Di Kota Semarang sendiri ada beberapa program kemitraan yang sudah terjalin dengan stake holder. Ada Trans Semarang, Toko Buku Gramedia, Water Blaster, Sekolah Musik Halmahera, Toko Buku Gunung Agung, EF, Jungle Toon, Club Merby, Toko Buku Toha dan Merbabu. Di sana, anak-anak yang memiliki KIA dapat diskon khusus jika membeli buku, kursus di sanggar, atau berekreasi di tempat-tempat tersebut,” jelasnya.

Tsaniatus, juga mengatakan bahwa usaha Forum Anak Kelurahan Kemijen patut untuk diapresiasi. Selain sebagai penjembatan antara anak-anak dengan dinas terkait mengenai pembuatan KIA, upaya tersebut diharapkan memberikan manfaat maksimal bagi anak-anak di Kelurahan Kemijen yang memiliki KIA nantinya. (Titis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here