DPRD Kota Semarang Ajukan Raperda BPR Syariah, Inilah Alasannya

Siatuasi ruang rapat paripurna DPRD Kota Semarang

SIGIJATENG.ID, Semarang –  Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Bank Pembiayaan Rakyat (BPR) dengan sistem Syariah diajukan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang.

Ketua Pansus Raperda BPR Syariah DPRD Kota Semarang Ari Purbono mengatakan, berkaca pada pertumbuhan ekonomi di Kota Semarang semakin meningkat, perlu didukung oleh perbankan yang semakin baik pula. 

Karena itu, untuk upaya mendorong pertumbuhan perekonomian masyarakat, meningkatkan pelayanan kebutuhan masyarakat, dan pembangunan daerah serta peningkatan pendapatan asli daerah Kota Semarang, dia menilai diperlukan langkah-langkah strategis.

‘’Potensi ekonomi dan perbankan ini harus disikapi dengan tepat, makanya kami berinisiatif mengajukan Raperda BPR dengan sistem Syariah. Mengingat sebagian besar masyarakat beragama Islam,’’ ujar Ari Purbono, Rabu (13/3/2019).

Untuk mewujudkan BPR Syariah yang representatif dan profesional itu, lanjutnya, harus ditindaklanjuti dengan penerbitan peraturan daerah tentang PT. BPRS Kota Semarang. Dan pengaturan dalam bentuk Peraturan Walikota Semarang yang akan menjelaskan mekanisme dan tata cara pelaksanaan aturan-aturan umum dalam peraturan daerah.

‘’Untuk itu dalam Bank Pembiayaan Rakyat Kota Semarang perlu dibuatkan peraturan daerah baru yang mengatur manajemennya. Selain itu, perlu meningkatkan kemampuan SDM melalui pendidikan intern maupun ekstern, agar selalu kreatif dan inovatif dan dalam menjalankan tugasnya sesuai ketentuan yang ditetapkan,” pungkasnya. (dian)

Oke//

Bupati Mirna Annisa secara simbolis memberikan bantuan paket sembako pada guru Madin dan TPQ di hari jadi ke 12 PD BPR BKK Kendal, Rabu (13/3/2019). ( foto dye/sigijateng.id)

Alhamdulillah, 500 Guru Madin dan TPQ di Kendal Terima Paket Sembako 

SIGIJATENG.ID, Kendal – Sebanyak 500 guru Madrasah Diniyah dan Taman Pendidikan Al Quran (TPQ) mendapatkan bantuan paket sembako dari PD BPR BKK Kabupaten Kendal, Rabu (13/3/2019). 

Bantuan paket sembako yang digelar di Pendopo Pemkab Kendal tersebut merupakan rangkaian acara hari jadi PD BPR BKK Kendal yang ke 12. 

Bupati Kendal dr Mirna Annisa mengatakan pendidikan agama melalui Madrasah Diniyah dan Taman Pendidikan Al quran di Kabupaten Kendal telah banyak memberikan sumbangsih pada pembangunan Kendal. 

Berbagai keberhasilan dan capaian prestasi ditorehkan putra-putri di seluruh Kendal. Hal itu tidak lepas dari kegigihan dan peran serta para guru Madin dan TPQ. 

“Pembangunan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui pendidikan non formal seperti Madin dan TPQ telah mampu menciptakan generasi unggul. Sehingga bisa membawa nama dan mengibarkan Kendal Beribadat,” katanya. 

Bupati Mirna, mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih pada tenaga pendidik khususnya guru Madin dan TPQ yang sudah berjuang keras memberikan kontribusinya terhadap pendidikan pada santri dan siswanya di Kabupaten Kendal. 

Sementara itu, Kepala PD BPR BKK Kendal Achmad Mundholin mengatakan hingga di usia ke 12 ini, PD BPR BKK Kendal yang merupakan BUMD telah banyak memberikan kontribusi dalam pembangunan daerah. 

“Kami berharap diusia ke 12 ini, PD BPR BKK Kendal semakin maju dan bisa lebih luas serta semakin baik dalam memberikan pelayanan prima khususnya terhadap masyarakat Kabupaten Kendal,” tandasnya. (Dye) 

Tanggal 13/3/2019, jam 15.00

kpu

Caption :

Simulasi Sispamkota jelang pemilu, Petugas pengamanan berjibaku menghalau massa yang anarkis. (foto dye/sigijateng.id)

Kecewa Hasil Pemilu, Ratusan Massa ‘Bentrok’ dengan Petugas

SIGIJATENG.ID, Kendal – Kecewa dan tidak puas atas hasil pemilu, ratusan massa berunjuk rasa dan bentrok dengan petugas pengamanan. Aksi massa semakin brutal dan anarkis melakukan penjarahan sejumlah toko. 

Petugas pengamanan berjibaku menghalau massa yang anarkis dengan berbagai upaya membubarkan ratusan warga dengan tembakan gas air mata serta water canon. 

Kejadian tersebut bukan hal sesungguhnya, melainkan sebuah simulasi sistem pengamanan kota (Sispamkota) dalam rangka persiapan jelang menghadapi pemilu 2019 mendatang di Kabupaten Kendal. 

Persiapan itu dilakukan untuk menghadapi kemungkinan situasi konjuntensi pada pemilu 2019. Kegiatan simulasi Sispamkota itu dilaksanakan oleh Polres Kendal bersama Forkompinda Kendal di halaman depan Stadion Utama Kebondalem Kendal, Rabu (13/3/2019).


Simulasi diikuti ratusan personel Polres Kendal dari berbagai satuan ditambah dengan personel dari TNI dan personel dari Forkompinda Kendal.

Personil pengamanan dilatih menciptakan situasi rawan konflik dan tidak aman di Kabupaten Kendal. Serta menghadapi aksi massa yang dilakukan oleh oknum masyarakat karena kecewa terhadap hasil dan proses Pemilu 2019. 

Untuk menciptakan situasi yang kondusif, pihak kepolisian, forkompinda bersinergi dan berkerjasama dalam membubarkan unjukrasa itu dan memulihkan kondusifitas di Masyarakat.

Kapolres Kendal, AKBP Hamka Mappaita memuji ketangkasan dari Kepolisian dan personel Forkompinda Kendal lainnya dalam mengataasi ujukrasa anarkis dan menciptakan situasi kondusif di Kabupaten Kendal. 

“Simulasi ini sudah bagus, dalam mencegah aksi anarkis pihak kepolisian melakukan negosiasi  kepada mengendepankan polisi wanita, dengan harapan agar para pengunjuk rasa menjadi redam emosinya,” katanya. 

AKBP Hamka Mappaita menjelaskan untuk tetap menciptakan situasi yang kondusif, langkah dari pasukan Dalmas (Pengendali Massa) dan Reskrim yakni mengendalikan massa dan mengamankan para provokator. 

Menurutnya, latihan bersama dengan forkompinda dalam mempersiapkan diri menghadapi situasi Kontijensi seperti saat pemilu sangatlah penting. Sehingga seluruh  forkompinda siap apabila kejadian tersebut benar-benar terjadi.

“Paling tidak para personel sudah mengetahui dan paham langkah-langkah yang harus dilakukan dalam pengamanan menghadapi situasi kontijensi tersebut,” tutur Kapolres. 

Sementara, Wakil Bupati Kabupaten Kendal, Masrur Masykur mengatakan jika persiapan merupakan hal yang penting. “Harapannya, pelaksanaan pemilu 2019 berjalan aman, damai dan kondusif,” tandasnya. (Dye) 

Tayangkan tanggal 13/3/2019

Pukul 09.00 rubrik Jatenggayeng

Caption :

Satgas TMMD Sengkuyung Tahap 1 berikan edukasi pentingnya KB bagi masyarakat lewat pemutaran film keluarga berencana (KB), Selasa (12/3/2019) malam.

Edukasi KB, Satgas TMMD Putarkan Film Keluarga Berencana

SIGIJATENG.ID, Batang – Berbagai cara memberikan pemahaman warga untuk meningkatkan kesejahteraan dalam ber rumah tangga salah satunya yakni melalui program keluarga berencana (KB).

Disela-sela kegiatan, Satgas TMMD Sengkuyung Tahap 1 memberikan pemahaman dan wawasan kepada masyarakat dengan memutarkan film keluarga berencana, Selasa (12/3/2019) malam.

Ratusan warga Desa Jambangan, Kecamatan Bawang memadati Dukuh Mulyodadi antusias menyaksikan pemutaran film KB (Keluarga Berencana) sebagai rangkaian program kegiatan non fisik TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun 2019 Kodim 0736/Batang.

Dansatgas TMMD Sengkuyung 1 tahun 2019 Letkol Kav. Henry RJ Napitupulu melalui Kapten Inf. Sumargiyono mengatakan pemutaran film terkait penyuluhan dan pelayanan KB Implant, IUD dan MOP (kontrasepsi tetap pria) sebagai rangkaian program kegiatan non fisik TMMD Sengkuyung Tahap 1.

Terselenggaranya pemutaran film tentang pentingnya KB ini atas kerjasama antara Kodim 0736/Batang dengan Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Batang.

“Maksud dan tujuan dari pemutaran film ini adalah berbagi informasi dan edukasi tentang pentingnya program KB bagi masyarakat Desa Jambangan khususnya,” kata Kapten Inf. Sumargiyono.

Tak hanya materi film penyuluhan tentang edukasi program KB saja, namun pemutaran film itu juga ditayangkan berbagai kegiatan lapangan selama pelaksanaan TMMD Sengkuyung tahap 1 tahun 2019 di Dukuh Mulyodadi Jambangan Bawang. 

“Semangat dan antusias warga dengan TMMD ini disambut penuh gembira. Selama kegiatan ini masyarakat juga terlibat dalam pengerjaannya. Bersama rakyat TNI kuat,” lanjut dia yang juga Danramil 04 / Bawang ini.

Program TMMD Sengkuyung tahap 1 Tahun 2019 tak hanya menyasar pengerjaan fisik. Tetapi juga menyasar program non fisik, seperti pembangunan insfrastruktur akses jalan.

Gelak tawa dan riuh ratusan warga hangatkan suasana saat menyaksikan foto dan video mereka ikut membantu selama kegiatan TMMD berlangsung muncul dan tampil di layar besar melalui proyektor yang diputar mulai pukul 20.00 WIB malam itu.

“Senang dan bangga bisa menjadi bagian dalam pembangunan melalui program TMMD ini. Kami banyak mendapatkan pelbagai ilmu pengetahuan dan wawasan tentang nasionalisme serta menjaga lingkungan bersih dan sehat,” timpal Siswadi (42) warga setempat. (Dye)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here