Dosen USM Ajari Siswa SMK Kendal Belajar Olahan Pangan Berbasis Wortel 

USM Memberikan pelatihan mengolah wortel menjadi pangan dan kuliner di SMK Negeri 6 Kendal.

SIGIJATENG, Semarang – Selama ini wortel dikenal sebagai sayur yang memiliki kandungn gizi yang tinggi, dan hanya di gunakan unuk sayur dan pakan ternak saja. 

Masyarakat belum banyak yang tahu kalau wortel bisa diolah menjadi beragam jenis pangan yanng bervariasi, jadi tidak hanya sebagai sayur dan pakan ternak (kelinci) saja. Wortel bisa diolah mejadi stik, nuget, kornet dan roti atau kue yang lain.

Pernyataam itu disampaikan dosen Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Semarang (USM) Iswoyo, MP saat memberikan pelatihan olahan pangan berbasis wortel pada siswa SMKN 6 Kendal bersama dosen FTP USM lainnya Aldila MSi beserta 2 mahasiswa FTP USM tingkat akhir. 

“ Pelatihan ini untuk menumbuhkan jiwa wirausaha generasi muda khususnya siswa siswi sekolah menengah kejuruan dan menambah wawasan dan  pengetahuan tentang olahan pangan berbasis wortel yang selama ini wortel hanya untuk sayur dan pakan ternak. Padahal wortel bisa diolah menjadi stik, nuget, campuran bahan pangan seperti roti, kue dan lain-lain” ungkap Iswoyo yang juga ketua LPPM USM.

“Siswa diberi pelatihan dan praktek langsung mengolah wortel menjadi pangan yang bergizi tinggi setelah mengikuti teori.  Para siswa mengaku tertarik dengan pelatihan ini karena dianggap hal yang baru” tambahnya.

Iswoyo menjelaskan, kegiatan yang diikuti 65 siswa dan melibatkan 5 guru pendamping ini merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat yang didanai oleh LPPM USM.

“Dalam waktu dekat pihak SMKN 6 Kendal dan Fakultas Teknologi Pertanian USM juga akan menindaklanjuti dg  melakukan penanda tanganan kerja sama (MoU),” jelasnya.

Dengan kerja sama ini, Iswoyo menambahkan,  nantinya akan diperluas cakupan kegiatan olahan pangan di SMKN 6 Kendal tersebut.

“Bagi para siswa SMK dan giru bisa menggunakan Laboratorium USM serta kegiatan lain yang berhubungn dengan olahan pangan, termasuk kegiatan penelitan dan pengabdian kepada masyarakat yang dapat dilakukan oleh dosen FTP USM yang lain,” pungkas Iswoyo.(Parwito)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here