Ditinggal ke Pasar, Rumah Penarik Becak Dilalap Si Jago Merah

TNI/Polri bersama petugas Damkar dibantu sejumlah warga berusaha melakukan proses pendinginan serta membersihkan puing sisa kebakaran yang telah meludeskan rumah milik salah seorang warga di Desa Kalisalak, Sabtu (13/7/2019).

SIGIJATENG.ID, Batang – Ditinggal pergi bekerja ke pasar, sebuah rumah papan kayu di Dukuh Bening Desa Kalisalak Kecamatan Limpung, ludes habis terbakar, Sabtu (13/7/2019). 

Diketahui rumah milik Tuhardi (55) warga RT 02 RW 02 yang sehari-hari bekerja menjadi penarik becak ini tinggal abu dan puing-puing setelah ludes diamuk si jago merah. 

Babinsa Desa Kalisalak, Sertu Muadi menuturkan saat peristiwa kebakaran itu terjadi rumah dalam kondisi kosong. Pemilik rumah seperti biasa pergi bekerja di pasar sebagai penarik becak. 

“Rumah kosong ditinggal pergi bekerja. Sebab, si pemilik rumah selalu mengosongkan rumahnya setiap pagi sebagai penarik becak,” tutur pria anggota TNI Koramil 02 Limpung Kodim 0736 Batang ini.  

Disampaikan, rumah yang terbakar tersebut dihuni Bapak Turhadi dan anaknya yang bernama Ahmad Hardiyanto (21). Petugas pemadam kebakaran dibantu TNI/Polri dan warga berjibaku memadamkan kobaran api. 
“Papan kayu yang sudah lapuk dan tua habis ludes terbakar. Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah,” terang dia. 

Berdasarkan keterangan dari warga, Sertu Muadi mengatakan kali pertama terlihat oleh warga bersumber dari ruang tengah. Api dengan cepat membakar seluruh ruangan. Melihat hal itu, spontan warga lalu berusaha memadamkan api dengan alat seadanya. 

Sementara itu, Kapolsek Limpung AKP Doni Krestanto mengatakan peristiwa kebakaran tersebut diduga adanya korsleting listrik, sehingga memunculkan percikan api dan membakar rumah yang seluruhnya terbuat dari bahan papan kayu. 

“Diduga terjadi hubungan arus pendek listrik, sehingga memunculkan percikan api dan membakar rumah yang terbuat dari papan kayu,” kata dia melalui telephone selularnya. 

Sebanyak tiga unit armada dan petugas Damkar Kabupaten Batang tiba dilokasi langsung memadamkan kobaran api agar tidak merambat ke rumah warga lainnya. 
“Tadi kami bersama anggota Polsek dan Koramil 02 Limpung bersama petugas Damkar dibantu warga sudah berusaha memadamkan kobaran api. Untungnya tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu,” terangnya. 

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian setempat masih melakukan penyelidikan dan meminta keterangan sejumlah saksi guna penanganan lebih lanjut. (Dye) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here