Dengan Filter Sederhana, Arsika Mahasiswa Undip Sulap Air Keruh Jadi Bersih

Arsika Zuhrotul K, Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Undip, salah satu tim KKN di Desa Dadapan

SIGIJATENG.ID, Rembang – Tim 1 KKN Undip Desa Dadapan, Kecamatan Seda Kabupaten Rembang telah melaksanakan demo pembuatan alat filter air kepada ibu-ibu di Dukuh Macan Ireng. Kegiatan ini merupakan program monodisiplin dari Arsika Zuhrotul K, (Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) anggota TIM 1 KKN UNDIP 2019. Program ini bertujuan untuk menanggulangi masalah ketersediaan air bersih di Desa Dadapan. Demo pembuatan filter telah dilakukan pada Rabu (13/2/2019) mulai pukul 10.00-11.30.

“Di Desa Dadapan memiliki 3 sumber air yang digunakan warga untuk kehidupan sehari-hari. Satu sumber air berasal dari gunung dan 2 sisanya berasal dari bawah sungai,” kata Zuber selaku Kepala Desa Dadapan.

Pada sumber air dari gunung memiliki kualitas air yang bagus dan dapat digunakan untuk dikonsumsi. Sedangkan sumber air dari bawah sungai apabila terjadi hujan air berubah warna menjadi coklat hal ini dikarenakan air sungai bercampur dengan air sumber. Dengan adanya permasalahan ini sehingga dilaksanakan program penjernihan air.

Pada program ini Arsika menjelaskan untuk membuat alat filter air munggunakan botol air 1,5 liter digunakan untuk media tempatnya, kapas digunakan untuk menyaring partikel kecil, kerikil untuk menyaring partikel besar, sabut kelapa untuk menyaring tanah atau pasir dalam air, karbon aktif untuk menjernihkan  dan menghilangkan bau pada air, kaporit digunakan untuk membunuh bakteri, dan yang terakhir pasir untuk menyaring dari sisa karbon aktif.

Selanjutnya untuk pemasangan alatnya seperti gambar dibawah ini.

Tim KKN Undip di Desa Dadapan berjumlah 7 orang, sebagai koordinator desa  Mochamad Fandi (Teknik Komputer), sekretaris Shinta Ayu Pratama (Teknik Mesin), serta anggotanya Saktfa Baety Noor F (Kesehatan Masyarakat), Arsika Zuhrotul K (Kesehatan Masyarakat), Nindita Widayasari (Agribisnis), Wili Setiadi (Teknik Geodesi), dan Muhammad Faris (Teknik Kimia).

“Dengan adanya pelatihan ini diharapkan warga dapat membuat alat ini yang dipasang di tandon air atau penyimpanan air lagi. Sehingga air dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari,” pungkas Arsika. (*).

Berita dan Foto : Tim 1 KKN Undip Desa Dadapan

Editor : Aris Syaefudin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here