Deklarasi Pemilu Damai, AKBP Ferry Sandi Sitepu Himbau Masyarakat Tidak Sebar Hoax

Kapolres Pekalongan Kota AKBP Ferry Sandi Sitepu foto bersama dengan sejumlah elemen saat acara silaturahim dan deklarasi pemilu damai, Kamis (14/2). (Foto Dok. Dinkominfo Humas Pemkot Pekalongan)

SIGIJATENG, Pekalongan–Pemilu Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) akan digelar pada 17 April 2019. Jelang dilaksanakan pesta demokrasi itu, Polres Pekalongan Kota bersama KPU Kota Pekalongan menggelar silaturahim dan deklarasi pemilu damai.

Kegiatan yang digelar disebuah hotel di kota Pekalongan pada Kamis (14/2) tersebut juga diikuti Asisten Pemerintahan Setda Kota Pekalongan, jajaran Polres Pekalongan Kota, forkopimda serta 100 orang perwakilan masyarakat dari masing-masing kelurahan, kecamatan di Kota Pekalongan.

Kapolres Pekalongan Kota, AKBP Ferry Sandi Sitepu, mengatakan bahwa kegiatan silahturahmi ini digelar sebagai upaya untuk mempererat persatuan dan kesatuan dari berbagai elemen masyarakat, agar tercipta kondisi dan situasi kondusif selama pelaksanaan Pemilu 2019 nanti.

“Maksud dan tujuannya yakni untuk menjalin silaturahmi dan mengingatkan semua elemen masyarakat tentang adanya Pileg dan Pilpres yang akan digelar pada 17 April mendatang. Agar terwujud situasi aman dan kondusif khususnya di Kota Pekalongan tetap terjaga,” kata dia.

AKBP Ferry Sandi Sitepu menghimbau kepada masyarakat agar berhati hati untuk tidak menyebar berita hoax. Selain itu, masyarakat agar proaktif melaporkan kepada pihak kepolisian atau KPU dan Bawaslu jika terjadi pelanggaran atau hal yang menganggu ketertiban selama masa kampanye.

“Hati-hati menyebar berita yang tidak jelas. Terkadang hanya iseng, tapi berakhir masalah.  Tentu perlu antisipasi dan kewaspadaan bagi kita semua.  Upaya kami, masyarakat sekarang telah dimudahkan dapat langsung menghubungi pihak kepolisian. Jika terjadi sesuatu hal yang menimbulkan ketidaknyamanan bisa segera melaporkan ke kami,” terangnya.

Sementara itu, Humas KPU Kota Pekalongan, Fajar Randi Yogananda mengemukakan, adanya silahturahmi dan deklarasi Pemilu damai itu bisameluruskan informasi yang salah. KPU Kota Pekalongan menargetkan jumlah partisipasi Pemilu tahun 2019 ini, mencapai 77,5 persen.

“Target partisipasi pemilih secara nasional sekitar 77,5 persen.  Jika  sebelumnya  Kota Pekalongan  pada  saat  Pilpres  tahun  2014  silam, partisipasinyamencapai 74 persen, dan pileg sebesar 78 persen. Saya rasa untuk target itu bisa tercapai, apalagi saat ini sistemnya diserentakan,” ungkap dia. (dye)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here