Datangi DPRD Kendal, Warga Minta Guru Baiq Nuril Diberi Amnesti

Sejumlah elemen masyarakat yang tergabung dalam yayasan Muhammad Herviano Foundation menggelar poster dukungan pemberian amnesti kepada Baiq Nuril dan diserahkan kepada Wakil Ketua FPDI Perjuangan DPRD Kendal, Kamis (11/07/2019).

SIGIJATENG.ID, Kendal – Dukungan kepada korban dugaan kekerasan seksual yang dialami seorang guru di Mataram NTB, Baiq Nuril maknun terus mengalir. Sejumlah elemen masyarakat mengenakan seragam kemeja merah hitam yang tergabung dalam yayasan Muhammad Herviano Foundation mendatangi kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kendal, Kamis (11/7/2019).

Kedatangan mereka yakni untuk memberikan dukungan moril terhadap Baiq Nuril. Dalam pertemuannya di ruang Fraksi partai PDI Perjuangan, mereka menyampaikan aspirasi dukungan dan mendesak pembebasan terhadap Baiq Nuril.

Dengan membentangkan poster, mereka meminta Fraksi PDI-P agar mengajukan permohonan kepada Presiden RI supaya mengeluarkan Amnesti. Dalam aksi tersebut, sekaligus juga diisi dengan pembacaaan puisi oleh salah satu koordinator perempuan.

Trisminah (38) Kordinator aksi mengatakan, bahwa yang dialami Baiq Nuril Maknun tidak menunjukan keadilan yang selama ini ada di Indonesia. “Banyak pandangan yang menyoroti kasus ini sehingga warga dibuat bingung dengan pemangku keputusan terutama hukum yang ada di Indonesia,” katanya.

Menurutnya, melalui aspirasi yang disampaikan ke Fraksi PDI Perjuangan ini merupakan langkah dukungan kepada Baiq Nuril dalam mencari keadilan. “Dukungan yang diberikan selain meminta kejelasan kepada aparat hukum, juga mendesak kepada anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kendal agar ikut memperjuangan Baiq Nuril untuk mendapatkan amnesti dari presiden Indonesia,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Fraksi PDI Perjuangan, DPRD Kendal Bintang Yudha Daneswara mengatakan akan turut memperjuangan aspirasi dan mendukung pembebasan bagi Baiq Nuril. “Baiq Nuril adalah korban untuk melindungi diri dari perasaan terdesak dan terancam dari oknum kepala sekolah. Kami akan berupaya keras dan meminta Presiden agar bisa memberikan amnesti,” terangnya.

Kasus yang dialami Baiq Nuril kini banyak kalangan yang berpendapat sehingga banyak perbedaan dan perselisihan. Menurutnya warga dibawah semakin bingung, mana yang benar dan mana yang salah. “Tentunya dengan amnesti dari Presiden, diharapkan bisa mengakhiri kasus ini dan keadilan bisa diperoleh,” tandasnya. (Dye)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here