Bupati Sragen Yuni Sukowati Layak Jadi Kader PDI Perjuangan 

Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati. (foto santo/sigijateng.id)

SIGIJATENG- Solo, Pengajuan rehabilitasi kader partai yang dilakukan Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati mendapat respon dari berbagai kalangan. Di antaranya kader senior PDI Perjuangan Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo. 

Bahkan Ketua DPC PDI Perjuangan Solo itu menyebut, pengajuan rehabilitasi Bupati Sragen itu sangat wajar. Pengajuan itu merupakan itikat sopan santun yang ditunjukkan kader muda kepada DPP PDI Perjuangan.

“Itu etika sopan santun yang luar biasa. Mbak Yuni melakukan rehabilitasi itu artinya tetap mencintai PDI Perjuangan. Salahsatu partai yang mengedepankan perjuangan, kebhinekaaan, dan memberi pemahamam toleransi kepada masyarakat,” beber FX Hadi Rudyatmo di Balaikota Surakarta, Kamis (28/8/2019).  

Politisi yang kini menjabat Wali Kota Solo itu optimis, putri mantan Bupati Sragen Untung Wiyono akan kembali diterima PDI Perjuangan. Kendatipun telah melakukan pelanggaran disiplin partai. Yuni layak kembali menjadi kader partai.  

“Kalau mbak Yuni layak lah (kembali ke PDI Perjuangan). Waktu melamar di PDI Perjangan dan ikut tes. Namun setelah tidak ada tanggapan dari PDI  Perjuangan akhirnya mencalonkan dari partai lain. Tapi hatinya tetap sebagai kader PDI Perjuangan,” ujar Rudy. 

Namun demikian, Rudy menilai untuk kembali jadi kader partai Yuni harus mengikuti program rehabilitasi partai. Kader partai yang melakukan pelangggaran disiplin harus mengikuti sidang Komisi Rehabilitasi PDI Perjuangan. 

Lanjut Rudy, rehabilitasi itu memang menjadi syarat partai. Biasanya setiap konggres lima tahun sekali. Dalam konggres itu ada komisi rehabilitasi menyampaikan, dan disidangkan. 
“Lha layak tidak Mbak Yuni direhabilitasi jadi kader PDI Perjuangan kembali? nampaknya layak,” tandas Rudy.  

Namun demikian Rudy berpesan, setelah direhabilitasi kembali jadi kader partai, Yuni harus komitmen terhadap PDI Perjuangan. “Jangan sampai direhabilitasi, terus kemauanya tidak dituruti melakukan hal yang sama.” 
Diketahui Kusdinar Untung Yuni Sukowati maju Pilkada Sragen 2015 melalui Partai Gerindra bersama Pasanganya Dedy Endriyatno Kader PKS. Langkah Yuni menyebrang ke Gerindra mendapatkan sanksi PDI Perjuangan dan di keluarkan dari kader partai.

Belakangan Yuni mundur dari Kader dan Dewan Penasehat DPC Gerindra Sragen. Karena saat Pilpres lalu, Yuni bersebrangan dengan intruksi Partai Gerindra. Bahkan Yuni mempunyai sikap yang berbeda dari partai yang mengusungnya. (santo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here