Berhenti 8 Bulan, Proyek Pembangunan Jembatan Gantung Bodri Bakal Dilanjutkan

Dinas PUPR Kabupaten Kendal, menyampaikan rencana proses pembangunan jembatan Gantung Bodri yang sempat terhenti dalam gelar jumpa pers dihadapan sejumlah awak media, Jumat (9/8/2019). ( Foto due/sigijateng.id)


SIGIJATENG.ID
, Kendal 
– Sempat terhenti pembangunan hingga delapan bulan lamanya sejak Januari 2019 hingga Agustus 2019, kini tidak lama lagi pembangunan jembatan gantung Kalibodri penghubung dua wilayah kecamatan yakni Patebon dan Kecamatan Cepiring bakal dilanjutkan.

“Insyaallah dua pekan lagi proses pembangunan jembatan gantung penghubung antar dua wilayah kecamatan yakni Patebon dan Cepiring yang sudah dinanti-nantikan banyak masyarakat ini akan dimulai. Mohon doa restunya saja,” kata Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kendal, Sugiono dalam jumpa pers, Jumat (9/8/2019).

Dia mengatakan proses lelang yang dilakukan di Kementerian PUPR RI telah diperoleh pihak pemenang lelang pada hari ini.  Selanjutnya minggu depan akan ditetapkan dan tanda tangan kontrak kerjasama. “Setelah itu, dua minggu selanjutnya akan dimulai pekerjaan,” kata dia.

Sugiono mengungkapkan jembatan gantung yang bakal menggunakan rangka baja ini memiliki panjang bentang 120 Meter, lebar jembatan 1,80 meter (jalur lalu lintas), dan memiliki abutmen 2 buah. Selain itu, jembatan gantung ini memiliki diameter tiang pancang 45 centimeter.

“Jembatan gantung ini nantinya akan melintang diatas sungai Bodri di wilayah Patebon dan Cepiring. Bahkan, pembangunan jembatan gantung menggunakan bahan rangka baja,” bebernya.

Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPKom) Pekerjaan Jembatan Gantung, Adi Wijayanto mengatakan pembangunan proyek jembatan gantung yang bakal melintang diatas Sungai Bodri ini termasuk paket pekerjaan pembangunan jembatan tahap II di Jawa Tengah.

“Dengan nilai pagu secara keseluruhan mencapai Rp. 15, 6 Milliar. Pembangunan jembatan gantung Bodri termasuk paket pembangunan jembatan tahap II di Jawa Tengah. Jembatan tersebut melintang dari barang ke timur di atas Sungai Bodri menghubungkan dua wilayah kecamatan,” terangnya.

Dirinya berharap, pembangunan jembatan gantung Bodri ini mendapatkan doa restu dan support dari smeua pihak baik stakeholder maupun masyarakat setempat untuk turut serta mengawasi pelaksanaan pembangunan ini. “Pekerjaan ini bukanlah hal yang mudah dan butuh ketelitian serta kerja keras yang serius. Untuk itu, kami mohon doa restu dari semua pihak, baik stakeholder maupun masyarakat setempat,” pungkasnya. (Dye)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here