Beredar Kabar Tsunami, Omzet Pedagang Pantai di Kebumen Sempat Turun 50 Persen

Salah seorang pedagang di Pantai Suwuk Kebumen saat melayani pelanggan (foto: taufiq/sigijateng.id)

SIGIJATENG.ID, Kebumen – Omset penjualan pedagang di pantai Suwuk Kabupaten Kebumen sempat alami penurunan sebesar 50 persen. Hal itu menyusul sepinya pengunjung pasca kabar tsunami yang berpotensi menerjang pantai selatan beberapa hari yang lalu.

Salah satu pedagang asal Tambakmulyo Puring Kebumen, Sofiatun menuturkan jika dirinya sempat merasakan sepinya pembeli lantaran pengunjung pantai yang berkurang.

“Gara-gara kabar itu, penjualan di warung sempat turun sekitar 50 persen lah,” katanya saat diwawancara, Rabu (31/07/19) di warung miliknya.

Terkait dengan potensi gempa, Sofiatun mengaku telah mendengar kabar tersebut sekitar 2 minggu yang lalu. Warga sekitar pantai juga sudah mengetahuinya karena kabar tersebut memang menyebar di kalangan masyarakat.

“Namun pastinya hanya tuhan yang tau, kadang percaya kadang tidak,” ujarnya.

Dikatakan, ia sering merasakan getaran gempa saat berjualan. Terakhir kejadian itu dialaminya seminggu pasca lebaran Idul Fitri lalu.

“Sempat ada rasa takut, takut kalau datengnya malam. Karena jembatan evakuasi hanya satu,” ujarnya.

Sementara itu, pedagang lainnya, Janah juga mengatakan hal yang sama. Selama seberapa hari warungnya sempat sepi pengunjung.

Namun, karena sosialisasi yang gencar dilakukan, masyarakat saat ini mulai paham terkait potensi tsunami yang ada di pantai selatan. Pengunjung pantai pun sudah mulai pulih lagi, terutama pada hari libur seperti Sabtu dan Minggu.

“Saat ini sudah mulai ramai lagi, meskipun tidak seramai dulu,” tandasnya. (Taufiq)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here