Berani Cegah Pelaku Penganiayaan, ASN Mapolsekta Kendal ini Terima Penghargaan

Kapolres AKBP Hamka Mappaita secara langsung memberikan reward kepada Penata Mohammad Yahya yang merupakan Kasium Polsek Kota Kendal usai apel pagi di halaman Mapolres, Senin (8/4/2019). (Foto : DOK. Humas Mapolres Kendal)

SIGIJATENG.ID, Kendal – Masih ingat dengan berita seorang Aparatur Negara Sipil (ASN) yang bertugas di Mapolsekta Polres Kendal menjadi korban penganiayaan warga yang sedang mabuk berat hingga harus dirawat di rumah sakit karena hendak melerai, beberapa waktu lalu? 

Ya, dia bernama Mohammad Yahya. Karena keberanian yang dilakukannya itu, dia mendapatkan penghargaan dari Kapolres Kendal AKBP Hamka Mappaita, S.H., M.Si. Dia telah berani menggagalkan aksi penganiayaan terhadap seorang warga yang terjadi di sebuah minimarket di Jalan Raya Soekarno-Hatta Kelurahan Ketapang Kecamatan Kendal belum lama ini. 

Penyerahan reward oleh Kapolres secara langsung diberikan kepada Penata Mohammad Yahya yang merupakan Kasium Polsek Kota Kendal usai apel pagi di halaman Mapolres, Senin (8/4/2019).

Dalam sambutannya Kapolres Kendal AKBP Hamka Mappaita memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya terhadap keberanian Penata Mohammad Yahya yang dengan berani menolong dan menggagalkan aksi penganiayaan terhadap salah seorang warga. 

Dalam aksi penganiyaan yang dilakukan salah seorang pelaku karena mabuk berat pengaruh minuman keras tersebut, korban dapat terselamatkan meski Penata Yahya sendiri mendapatkan sejumlah luka dan harus perawatan di rumah sakit akibat dari kejadian tersebut.

“Keberanian Penata Mohammad Yahya dapat menjadikan contoh bagi seluruh anggota Polres Kendal. Meskipun ASN tapi memiliki naluri dan keberanian dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat,” ungkap Kapolres.

AKBP Hamka Mappaita juga menghimbau kepada seluruh anggota, agar selalu update informasi terhadap perkembangan situasi menjelang Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden Tahun 2019.

“Saya himbau kepada seluruh anggota agar bisa bersinergi dengan baik bersama tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk mengantisipasi adanya berita atau isu-isu negatif dalam pelaksanaan Pemilu 2019 ini,” pungkasnya. (Dye)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here