Agar Tidak Kena OTT KPK, Ini yang Dilakukan PDIP saat Kongres V Bali

Kemeriahan Malam Budaya jelang pembukaan Kongres PDIP digelar di Inna Grand Bali Beach, Sanur, Bali, Rabu (7/8/2019) malam. Kongres dibuka siang ini. (foto istimewa)

SIGIJATENG.ID, Denpasar – PDI Perjuangan mengeluarkan surat khusus agar tak ada pihak-pihak yang mencari keuntungan pribadi atas nama Kongres V di Bali. Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, surat edaran itu sudah dikeluarkan pada 5 Agustus lalu.

Hal itu dikatakan Hasto disela Malam Budaya yang digelar di Inna Grand Bali Beach, Sanur, Bali, Rabu (7/8/2019) malam. “Kami sudah mengeluarkan instruksi khusus, surat edaran tersebut tanggal 5 Agustus,” kata Hasto kepeda wartawan.

Edaran itu dikeluarkan karena pihaknya tak ingin pengalaman saat Kongres IV pada 2015 lalu terjadi lagi. Dimana pada saat Kongres berlangsung, ada kader yang terkena Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kader tersebut lantas dipecat seketika dengan tidak hormat.

Hasto menegaskan, dana untuk Kongres V sudah terpenuhi dengan gotong-royong. Dia meminta agar jangan ada yang mengatasnamakan Kongres untuk keuntungan orang perorang.

“Belajar dari pengalaman lima tahun lalu, agar semua membangun kesadaran untuk berkongres dengan penuh kedisiplinan, dengan memikirkan masa depan bangsa, negara dan partai menjadi pelopor dalam pergerakan kemajuan bangsa,” tandasnya.

Dia meminta Kongres tak dikotori dengan tindakan yang tidak disiplin, termasuk tidak menyalahgunakan kekuasaan. “Kami akan memberi sanksi dengan pemecatan. Partai berdiri di atas kepercayaan rakyat, untuk menampilkan hal yang terbaik untuk bangsa dan negara,” ungkapnya.

Malam Budaya sekaligus Welcome Dinner yang tersebut dihadiri Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri didampingi putranya, Prananda Prabowo.

Pagelaran malam budaya diawali dengan sambutan dari Megawati Soekarnoputri. Selain itu, Gubernur Bali, I Wayan Koster selaku Ketua Pelaksana Kongres turut menyampaikan sambutannya.

Kemudian, acara ini dilanjutkan dengan penampilan sejumlah kesenian dari Bali dan daerah lainnya. Undangan juga dihibur para artis yang juga politisi PDI Perjuangan seperti Kris Dayanti, Tina Toon, dan Harvey Malaiholo. (aris)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here