81 Pemuda Muhammadiyah Digembleng SAR Water Rescue di Batang

81 pemuda Muhaamdiyah antusias dan bersemangat mengikuti kegiatan Diklat SAR bidang water rescue di Pantai Jodo Gringsing Batang. ( foto dye/sigijateng.id)

SIGIJATENG.ID, Batang – Sebanyak 81 pemuda usia 18 – 35 tahun dari berbagai perwakilan Muhammadiyah se Jawa Tengah semangat mengikuti pendidikan dan pelatihan kebencanaan (Diklatsar) kualifikasi bidang Water Rescue yang di gelar di Pantai Jodo Kecamatan Gringsing Batang.

Kegiatan diklat water rescue yang diselenggarakan oleh Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC)Jawa Tengah tersebut dihelat selama empat hari, mulai 5 September hingga 8 September 2019.

Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Batang, H. Furqon mengatakan semakin besar kiprah Muhammadiyah dalam dunia bencana dan kemanusiaan, maka semakin besar pula tanggungjawab MDMC untuk meningkatkan kualitas kadernya.

“Melalui kegiatan diklatsar ini, tentunya peran generasi muda khususnya kader Muhammadiyah terhadap tanggungjawab sosial kebencanaan sangat tinggi. Untuk itu diperlukan jiwa dan semangat para kader Muhammadiyah untuk meningkatkan kualitasnya,” kata dia.

Menurutnya, seiring dengan perkembangan gerakan organisasi Muhammadiyah yang berkemajuan maka MDMC memiliki peran penting daam mewujudkan cita-cita Muhhamdiyah. “Kegiatan ini tak hanya diikuti peserta dari Jawa Tengah saja, peserta dari luar daerah seperti UMY Yogyakarta, Cirebon, Sumatera Selatan dan Sulawesi Tengah juga turut berpartisipasi,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua MDMC Jawa Tengah Naibul Umam menyampaikan bahwa kader Muhhamdiyah dalam menghadapi urusan bencana harus memperhatikan 4 (empat) hal. Yakni, prestasi, dedikasi, loyalitas dan tidak tercela. “Sejak 2010, kami telah menyelenggarakan kegiatan diklat SAR. Ke empat point itu yang selama ini kami tekankan kepada para kader Muhammadiyah selama dalam mengikuti kegiatan tersebut,” tegas dia.

Bahkan, selama kegiatan para peserta juga mendapatkan materi pokok berupa ke-Islaman dan Kemuhammadiyahan, dasar-dasar SAR dan pertolongan di air. “Selain itu, mereka mendapatkan ilmu pengetahuan dari instruktur meliputi olah gerak perahu boot, renang rescue, operasi pencarian dan penyelamatan di laut,” beber Umam.

Ia menambahkan, dalam waktu dekat ini kembali akan melaksanakan Uji kompetensi / Sertifikasi SAR bagi rescuer MDMC yang bekerjasama dengan pihak BASARNAS. “Insya Allah jika tidak ada halangan acara itu akan kita gelar pada awal bulan Oktober mendatang,” imbuhnya.

Diklat SAR yang dilaksanakan di Pantai Jodo Gringsing tersebut juga mendapat apresiasi dari BPBD Kabupaten Batang. “Menjadi MDMC itu sangat keren, sebab bisa membantu sesama dimanapun berada,” kata Kepala Pelaksana BPBD Batang, Ulul Azmi AP MM. (Dye)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here