Songsong Pemilu, Pemuda Pancasila Jepara Gelar Doa Bersama Lintas Agama

Sejumlah tokoh lintas agama, perwakilan ormas, TNI dan Polri saat acara doa bersama lintas agama di Lapangan Rehatta Keling Jepara.

SIGIJATENG.ID, Jepara – Ormas Pemuda Pancasila Jepara menggelar doa bersama lintas agama di Lapangan Rehatta Kelet Jepara.  Acara yang digelar Sabtu (6/4/2019) malam itu dihadiri sekitar 500 orang, terdiri dari anggota Pemuda Pancasila Jepara dan masyarakat umum. Hadir pula sejumlah perwakilan dari beberapa organisasi masyarakat yang ada Jepara, kepolisian, TNI dan juga sejumlah tokoh lintas agama.

Perwakilan dari tokoh lintas agama, TNI dan Polisi juga menyampaikan orasi kebangsaan, sebelum acara doa bersama dilakukan di penghujung acara.

Ketua MPC Pemuda Pancasila Jepara Murdiyanto mengatakan, kegiatan doa bersama lintas agama yang diinisiasi oleh Lembaga Dakwah MPC PP Jepara bersama dengan PAC PP Keling dan PAC PP Donorojo ini adalah sebagai wujud partisipasi Pemuda Pancasila dalam rangka menciptakan suasana aman, nyaman dan damai sebelum, pada saat dan sesudah Pemilu 2019 ini.

“Pemuda Pancasila tidak ingin Pemilu ini justru menimbulkan perpecahan, konflik  dan kerusuhan. Kita mengajak semua elemen masyarakat di Jepara khususnya untuk berkumpul dan berdoa bersama,” kata Murdiyanto.

Menurut Murdiyanto, dengan doa bersama lintas agama ini diharapkan Pemilu 2019 ini bisa berlangsung aman lancar dan damai dengan mendapat ridho Tuhan YME.

“Kita sudah berikhtiar agar pemilu damai. Selain ikhtiar kita juga perlu untuk berdoa. Karena Allah lah yang maha kuasa, yang bisa menjadikan Pemilu nanti aman,” terangnya.

Sementara, Ketua MPW Pemuda Pancasila Jawa Tengah H Bambang Eko Purnomo menyatakan senang dan mendukung dengan kegiatan doa bersama lintas agama ini. Acara doa bersama ini adalah sebagai wujud  kepasrahan dan juga kesadaran  bersama bahwa kita sebagai manusia ini adalah makhluk yang lemah.

“Ternyata respon masyarakat luar biasa. Acara itu dihadiri hingga 500 orang. Tidak hanya anggota Pemuda Indonesia namun juga masyarakat umum,” terangnya.

Disisi lain, tambah Bambang Eko, dengan acara doa bersama lintas agama ini juga sekaligus menegaskan bahwa Pemuda Pancasila pada posisi netral pada Pilpres dan Pileg. Hal itu ditegaskan saat orasi kebangsaan, kalau Pemuda Pancasila adalah netral.

“Secara organisasi kita netral. Kalau ada yang mendukung calon yang ada, itu adalah hak individu masing-masing. Kita akan dukung siapun presiden yang terpilih nanti. Bagi kami persatuan dan kesatuan NKRI, Pancasila sebagai ideologi bangsa adalah lebih dari segala-galanya,” kata anggota Komisi C DPRD Jateng ini. (aris)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here