32 Dosen UIN Walisongo Ikuti Pelatihan Laboratorium Dakwah

Dewan Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Dr H Ilyas Supena MAg foto bersama dengan para peserta Pelatihan Laboratorium Dakwah (Labda) Berbasis ISO di Amanda Hills Bandungan, Kabupaten Semarang. ( fofo dok fdk uin)

 SIGIJATENG.ID, Semarang – Sebanyak 32 dosen, tenaga kependidikan dan pengelola Laboratorium Dakwah (Labda) Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang mengikuti pelatihan Labda berbasis ISO, belum lama ini. Pelatihan dilaksanakan di Amanda Hills Bandungan  Kabupaten Semarang selama dua hari.

Dekan FDK UIN Walisongo Dr H Ilyas Supena MAg menjelaskan mereka mendapat materi pembekalan dari  APIDO Consultant, Drs Ch Heru Subroto MPd dan Apido Yuliana ST MEng. Pengetahuan dan keterampilan pengelolaan laboratorium berbasis ISO diberikan dalam rangka menjamin terlaksananya seluruh standar pengelolaan manajemen agar mencapai kualitas pengelolaan laboratorium yang berkualitas. Standar ISO mensyaratkan sepuluh klausul yang harus dipenuhi, diantaranya:  Scope, Normative references, Terms and definition, Context of the organization, Leadership, Planning, Support, Operation, Performance evaluation, Improvement.

“Hasil dari pelatihan laboratorium dakwah berbasis ISO adalah meningkatkan kesadaran, kepatuhan terhadap dokumen dan peningkatan mutu layanan manajemen secara berkelanjutan,’’ kata Ilyas Supena.

Laboratorium dakwah akan menjadi pusat penjaminan mutu setiap divisi yang ada seperti divisi broadcasting, publishing, kelembagaan, konseling Islam, tradisional dan pengembangan masyarakat Islam. Menurut Ilyas, output dari tinjauan manajemen harus mencakup keputusan dan tindakan yang berkaitan dengan peluang untuk perbaikan, kebutuhan untuk perubahan pada sistem manajemen mutu, sumber daya kebutuhan. (aris)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here