14 Daerah di Jateng Krisis Air Bersih, Pemprov Sediakan 1.000 Tangki

Ilustrasi : Droping bantuan air bersih

SIGIJATENG.ID, Semarang-  Kekeringan mulai melanda sebagian daerah di Jateng, pada pertengahan bulan JUli 2019 ini.  Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jateng mencatat, sebanyak 14 kabupaten/kota sudah krisis air bersih. Droping air sangat dibutuhkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan air bersih.

Kepala BPBD Jateng Sudaryanto menjelaskan, hingga kini sudah ada 14 kabupaten/kota yang melaporkan kekurangan air bersih. Dari angka itu, baru 4 daerah yang meminta bantuan ke provinsi, yakni Boyolali, Temanggung, Klaten dan Pati.

“Karena keempat pemda di daerah itu sudah tidak mampu untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi warga,” kata Sudaryanto, kepada wartawan.

Dijelaskan, bagi kabupaten/kota yang memang dana tanggap daruratnya sudah habis atau kurang bisa mengajukan permohonan ke BPBD Jateng. Permohonan bantuan air bersih itu diajukan bupati/wali kota setempat, dan ditujukan kepada Gubernur Jateng.

“Tahun ini kami menganggarkan Rp 320 juta untuk 1.000 tanki. Tapi baru empat daerah yang minta bantuan ke provinsi,” bebernya.

Sesuai prediksi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Jateng, diperkirakan ada 31 kabupaten/kota dengan 360 kecamatan dan 1.259 desa yang bakal dilanda kekeringan. (rizal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here